10 Tempat Wisata di Barito Utara

6-696x385

Jika membahas soal pulau Kalimantan sepertinya tidak akan ada habisnya. Pulau Kalimantan terkenal dengan sungai-sungai panjang dan juga indah yang sering dijadikan objek wisata, selain sungai, hutan, dan hewan-hewan langka yang tinggal di hutan tropis, pulau Kalimantan juga memiliki banyak tempat-tempat wisata yang tak kalah menarik dari pulau lain. Salah satu Kabupaten yang memiliki tempat wisata menarik ialah Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. Berikut 10 tempat wisata di Barito Utama yang dapat kamu kunjungi :

Air Terjun Jantur Doyan
Tak jauh dari kota Muara Teweh terdapat air terjun Jantur Doyan yang merupakan tempat wisata paling sering didatangi oleh para wisatawan jika berkunjung ke Barito Utara. Kamu tidak akan bingung menemukan tempat ini, karena sebelum memasuki kawasan air terjun kamu akan menemukan gerbang masuk yang cukup besar. Jarak air terjun dengan gerbang masuk tidak terlalu jauh, hanya sekitar 500 meter. Sepanjang perjalanan menuju air terjun terdapat banyak pepohan rindang yang akan menyambutmu sehingga suasana akan terasa sejuk dan menyenangkan.

Rumah Betang Tambau
Rumah Betang Tambau merupakan rumah adat khas suku Dayak yang berada di Dusun Tambau, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara. Rumah ini dibangun pada tahun 1918 dan menjadi rumah betang tertua yang ada di Barito Utara. Lokasinya yang dikelilingi oleh pepohonan membuat suasananya sangat nyaman untuk dikunjungi. Rumah Betang Tambau saat ini dihuni oleh 17 kepala keluarga dengan latar belakang yang berbeda-beda. Hal itulah yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung dan melihat langsung bagaimana kerukunan yang dijalan oleh 17 kepala keluarga meski dengan agama yang berbeda.

Bangkai Kapal Onrust
Bangkai kapal Onrust milik Belanda ini menjadi saksi sejarah bagi warga Barito Utara dalam melawan penjajah Belanda pada zaman dahulu. Kapal Onrust ditenggelamkan oleh para pejuang Indonesia pada saat itu, dan bangkai kapalnya di biarkan begitu saja. Karena cerita heroik itulah kawasan dimana sisa bangkai kapal Onsrust berada menjadi tempat wisata sejarah yang sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Hutang Lindung Pararawen
Hutan lindung pararawen adalah cagar alam milik Barito Utara yang wajib kamu kunjungi. Karena hutan yang sering disebut juga bukit pararawen ini memiliki pesona yang luar biasa. Mulai dari kondisi alam yang masih asri dan suara burung-burung penghuni yang membuat suasana mengelilingi hutan semakin menyenangkan. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke hutan lindung pararawen yakni sekitar 15 menit dari pusat kota baik dengan menggunakan motor ataupun mobil.

Gunung Lumut
Disebut gunung lumut karena gunung yang terletak Kecamatan Gunung Purei ini memiliki hamparan lumut yang cukup luas. Lumut-lumut tersebut menyelimuti batu, tanah, batang pohon, hingga ranting. Secara keseluruhan gunung lumut memiliki ketinggian banyak punyak dengan puncak paling tinggi 1.210 mdpl. Konon katanya tidak ada yang bisa sampai ke puncak tertinggi karena puncak tertinggi gunung lumut telah disakralkan oleh masyarakat Dayak yang menganut Kaharingan.

Bendungan Trinsing
Kedengarannya memang cukup aneh, memangnya bisa bendungan menjadi tempat wisata ? Kenyataannya bendungan air yang berada di Desa Trinsing ini benar-benar dijadikan tempat wisata oleh masyarakat setempat. Di bendungan ini kamu bisa berenang atau hanya sekedar bermain air bersama sanak sodara. Tak jarang masyarakat mengadakan acara-acara di sekitar bendungan dengan mengundang artis-artis lokal.

Bumi Perkemahan Panglima Batur
Tempat wisata yang satu ini sangat cocok untuk kamu yang suka berkemah bersama teman-temanmu. Bumi perkemahan yang terletak di Desa Trahean, Barito Utara ini disebut-sebut sebagai bumi perkemahan terbesar setelah bumi perkemahan Cibubur loh. Selain bisa berkemah, kamu juga bisa menikmati keindahan dari bendungan air dan hutan-hutan yang masih sangat asri.

Wisata Kuliner : Menikmati Durian Papaken
Siapa yang gemar dengan buah yang satu ini ? Di Barito Utara, kamu bisa mencicipi nikmatnya Durian khas Kalimantan tepatnya di Kota Muara Taweh. Durian ini bisa menjadi 1 dari 10 Oleh-oleh Khas Barito Utara yang Wajib Kamu Bawa Pulang lho! Tapi tunggu dulu, untuk bisa menikmati durian papaken, kamu harus datang disaat yang tepat. Yaitu pada bulan Februari dan Maret, hanya dengan merogoh kocek 4.000-10.000 rupiah kamu sudah bisa menikmat nikmat durian papaken.

Hutan Muara Taweh
Perjalanan menuju hutan muara taweh memang tidak mudah, karena kamu harus melewati sungai kecil tanpa jembatan dan rintangan lainnya. Yang unik dari hutan ini ialah keberadaan kayu bakah. Kayu Bakah ialah tanaman yang menjalar di pohon dengan diameter cukup besar yakni 5 cm. ketika di potong, kayu ini akan mengeluarkan air yang dapat diminum. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan kehausan ketika berada di hutan muara taweh.

Jembatan K.H. Hasan Basri
Jembatan yang membentang di atas Sungai Barito ini memiliki panjang 270 meter dan lebar 5 meter. Selain itu jembatan K.H. Hasan Basri merupakan jembatan kebanggaan milik warga Muara Taweh. Nama jembatan tersebut diambil dari seorang tokoh asli Muara Taweh bernama K.H.Basri yang pada saat itu menjabat sebagai Ketua MUI pusat. Dar atas jembatan, kamu bisa melihat keindahan sungai barito sambil berswafoto.

sumber : https://wisato.id/wisata-alam/10-tempat-wisata-di-barito-utara/

DEWAN ADAT DAYAK (DAD) BARITO UTARA

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *